Tuesday, July 5, 2016

Mengenal Perangkat Network


Mengenal Perangkat Network







Selamat datang di blog saya , kali ini saya akan membahas tentang " Mengenal Perangkat Network " . Ya langsung saja ke yang pertama .



1. Network Interface Card ( NIC ) / LAN CARD

Network Interface Card (ethernet card / LAN Card) merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menghubungkan komputer kejaringan. Juga dapat mendeteksi terjadinya collision (tabrakan) padamedia jaringan (kabel) .

Penggunaan NIC harus disesuaikan dengan kabel yang akan digunakan dan NIC komputer dapat dikonfigurasikan untuk bekerja dalam mode fullduplex (dapat mengirim dan menerima data secara bersamaan). Namun juga dapat dikonfigurasikan dalam mode half duplex .

NIC pada komputer dapat berupa NIC onboard maupun NIC yang berupa Adapter Card. NIC komputer dapat mengirimkan data dengan kecepatan mencapai 1000 Mbps.

  


                               

2. HUB

HUB berfungsi sebagai konsentrator dalam jaringan yang menggunakan topologi star, sehingga dapat dibutuhkan untuk memperluas area kerja jaringan. HUB merupakan perangkat keras jaringan yang berfungsi sebagai penguat (repeater).

HUB hanya bekerja secara half duplex sehingga tidak dapat mengirimkan dan menerima data sekaligus dan HUB dapat bekerja dengan bandwidth 10 Mbps maupun 100 Mbps.

HUB tidak dapat menganalisa sebuah frame yang diterimanya, sehingga bila HUB menerima frame, maka frame tersebut akan disebar ke seluruh port, sehingga rawan terjadi tabrakan (collision).




3. Switch

Switch merupakan perangkat yang memiliki peran yang sama dengan HUB. Switch memiliki tabel CAM (Cable Addressable Content) yang berguna pada saat akan meneruskan frame. Dengan melihat CAM Table, Switch dapat menentukan ke port mana sebuah frame akan diteruskan, sehingga kemungkinan collision dapat dihindari.


Switch dapat dikategorikan menjadi 2, yaitu :

1.Manageable Switch, Switch yang dapat dikonfigurasikan, biasanya dilengkapi dengan protokol-protokol tambahan yang dapat meningkatkan kinerja dalam jaringan, misalnya Virtual LAN, Spanning Tree Protocol, dan lain-lain.

2.Unmanageable Switch, Switch yang tidak dapat dikonfigurasikan, umumnya hanya memiliki fitur-fitur standar.





4. Router

Router merupakan perangkat jaringan yang sanggup menganalisa sebuah paket dan frame secara lebih detail (melebihi kemampuan Switch). Router memiliki paling sedikit dua buah Network Interface Card. Beberapa router memiliki interface wireless (tanpa kabel), router jenis ini sering disebut Wireless Router.
            
Fungsi utama dari Router adalah menghubungkan beberapa buah jaringan yang berbeda (berbeda pengalamatan dan berbeda teknologi). Selain memiliki MAC Table (seperti Switch), Router juga memiliki Routing Table , Router juga dapat menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda teknologi (misalnya LAN dan WAN).
            
Router dapat berupa dedicated router maupun computer yang difungsikan sebagai router (PC Router). Biasanya PC Router menggunakan sistem operasi Linux maupun Mikrotik dan memiliki beberapa NIC.
            
Router dapat menentukan best path (jalur terbaik) yang dapat digunakan oleh data untuk menuju komputer tujuan.





5. Access Point

Access Point merupakan peralatan jaringan tanpa kabel (wireless) atau Wireless LAN (WLAN). Bertugas menghubungkan perangkat-perangkat wireless client seperti laptop. Juga berfungsi mengatur cara pengiriman data dari masing-masing client.

Access Point bekerja dengan menggunakan gelombang elektromagnetik pada frekuensi 5 GHz atau 2,4 GHz. Access Point dapat mengirimkan data dengan bandwidth maksimal 54 Mbps dengan jangkauan sekitar 100 meter. Saat ini peralatan wireless dipasaran menggunakan standarisasi 802.11n dengan kemampuan di atas 54 Mbps.





Hanya itu saja yang saya ketahui , sekian dari saya 

Terima Kasih





Thursday, March 3, 2016

Pengertian VPN dan OpenVPN


Pengertian VPN dan OpenVPN



1. VPN


     VPN adalah singkatan Virtual Private Network , yaitu sebuah solusi hemat biaya untuk membangun koneksi private melalui jaringan publik atau internet , virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual.


Kelebihan dan kekurangan VPN :

  1. Kelebihan VPN 

    A. Anonymous Surfing.
    B. Enkripsi 256 bit / 2048 bit.
    C. Dapat mengakses apapun itu situs - situs yang diblokir.
    D. Menjaga keamanan username dan password.

  2. Kekurangan VPN 

    A. VPN membutuhkan perhatian dalam menetapkan sistem keamanan yang jelas untuk mencegah  tindakan cyber crime. Ini disebabkan dengan penyediaan akses secara publik. 


2. OpenVPN

    
     OpenVPN adalah software open source untuk Virtual Private Networking (VPN) yang cross platform, dimana aplikasi tersebut bekerja membuat koneksi point-to-point tunnel yang telah terenkripsi.


Contoh software OpenVPN.:

  A. OpenVPN
  B. Private Tunnel
  C. DroidVPN (Android)
  D. Psiphon (Android)



Sekian dari saya , Terima Kasih 




Saturday, February 20, 2016

Proses Terjadinya Pertukaran Informasi Antar PC Melalui Ping

Proses Terjadinya Pertukaran Informasi Antar PC Melalui Ping



          Pada artikel ini saya akan menjelaskan tentang “ Proses Terjadinya Pertukaran Informasi Antar PC Melalui Ping “. Kebanyakan dari kita , jika kita berhasil melakukan ping dan mendapatkan balasan (reply) dari pc yang di tuju ( destination pc ) maka kita sudah terkoneksi dengan pc tersebut . Tetapi yang terjadi sebenarnya ketika kita melakukan ping ke sebuah pc , akan terjadi sebuah proses di mana pc 1 ( source pc ) melakukan ping , akan terjadi proses mengirimkan paket terlebih dahulu kepada seluruh pc yang ada di dalam jaringan tersebut , lalu kemudian pc 2 ( destination pc ) akan membalas dengan paket kembali dan pc 2 akan memberi informasi tentang mac address pcnya lokasi dia berada.


          Untuk lebih jelas saya akan memberikan simulasi menggunakan topologi berikut ini:




        Ada 4 PC yang saling terkoneksi dengan switch dan saya akan menggunakan network 10.10.10.10/24 . Petama-tama buka aplikasi GNS3 dan masukan device seperti Switch dan VPCS.






Setelah dimasukan , hubungkan semuanya dengan kabel.






Jika semuanya sudah terhubung , maka akan seperti ini :







          Pada gambar di atas , kabel yang masih ada lingkaran warna merah pada VPCS yang bertanda bahwa VPCS belum aktif . Untuk mengaktifkan device tersebut , klik start. Setelah semuanya berwarna hijau , buka VPCS melalui console.







       Jika semua console VPCS terbuka, masukan IP Address pada device VPCS. Memberikan IP Address kepada device VPCS tidak seperti memasukan IP Address pada OS Windows. Untuk memasukan IP Address , kita tuliskan IP Address yang kita inginkan, contohnya “ ip address 10.10.10.1 ” lalu tekan enter.






        Setelah muncul gambar seperti diatas , itu menandakan bahwa semua device vpcs telah mempunyai IP Address dengan subnet 255.255.255.0 karena prefix yang kita gunakan adalah /24. Setelah itu coba ping antar VPCS untuk test apakah semua pc sudah terkoneksi atau belum.





        Jika kita sudah berhasil , capture apa saja yang melawati masing masing device VPCS  . Untuk capture , klik kanan pada switch lalu klik capture.




          Kemudian akan muncul pilihan seperti gambar dibawah ini. Port yang dimaksud adalah fisik ( physical ) yang ada pada switch. Pada topologi ini , port 1 terhubung ke VPCS 1 , port 2 terhubung ke VPCS 2 , port 3 terhubung ke VPCS 3 , port 4 terhubung ke VPCS 4. Karena kita akan melihat paket apa saja yang terkirim pada semua VPCS , maka kita buka semuanya.




Lalu akan muncul aplikasi wireshark .








            Pada tampilan awal capture data pada aplikasi wireshark masih belum ada apa apa. Karena kita belum melakukan apa apa, Oleh karena itu, kita akan melakukan ping kepada VPCS lain dengan perintah ping :

1. VPCS 1 > VPCS 3
2. VPCS 2 > VPCS 4
3. VPCS 4 > VPCS 1
4. VPCS 2 > VPCS 3

1.



2.



3.



4.




          Pada gambar di atas , ada paket yang bernama ARP . Lalu mengapa semua VPCS mendapatkan paket ARP ? . Packet ARP di dapatkan karena mencari alamat MAC Address yang di ping. Jika sebuah device PC melakukan ping maka ia akan membroadcast kepala semua device PC yang ada pada jaringan tersebut dan masing masing PC akan mendapatkan broadcast yang sama. Pada paket tersebut , terdapat sebuah pesan yang berarti “ Siapa yang mempunyai IP 10.10.10.1 ( Destination IP ) ? Tell ( Source IP ) “. Pada pesan tersebut , source PC menanyakan siapa yang mempunyai IP 10.10.10.1 ( Destination IP ) dan jika ada IP Address tersebut dalam jaringan tersebut , beritahu source IP.

         Kemudian ada yang mirip paket ARP juga, namun bukan untuk membroadcast ,tetapi untuk mengirim informasi destination IP. Destination IP memberikan informasi kepada source IP bahwa destination IP mempunyai PC dengan MAC Address sekian sekian. MAC Address digunakan supada PC dapat mengenali satu sama lain dikarenakan PC jika dibuat jaringan local tidak akan langsung mendapatkan MAC Address pada masing masing PC.


          Setelah itu dikarenakan semua PC sudah mengenal 1 sama lain, mereka langsung melakukan komunikasi dengan mengirimkan paket ICMP kepada PC. Destination PC yang petamanya tidak mengenal apa apa , kini ia langsung mengirimkan request kepada source PC dan source PC akan langsung mengirimkan reply kepada destination PC.








          Pada kotak biru di atas , merupakan isi paket. Hal ini menunjukan perbedaan paket ARP dan ICMP . Pada proses ping paket ARP hanya mengenal MAC Address dari pc yang ada pada jaringan tersebut dan pada paket ICMP , PC sudah mulai mengenal semua PC lainnya dengan IP versi 4.


Sekian dari saya , Terima Kasih.